Sabtu, 20 Agustus 2011

Sigi Berhasil Produksi Biogas

Silahkan bagikan :
۞ Ψ§Ω„Ψ³َّΩ€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω„Ψ§َΩ…ُ ΨΉَΩ„َيْΩ€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€ΩƒُΩ…ْ وَΨ±َΨ­ْΩ…َΩ€Ω€Ψ©ُ Ψ§Ω„Ω„Ω€Ω€Ω€Ω€Ω‡ِ وَΨ¨َΨ±َΩƒَΨ§ΨͺُΩ€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω‡ُ ۞
۞ Ψ¨Ψ³Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω… Ψ§Ω„Ω„ّΩ€Ω€Ω€Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±ّΨ­Ω…ٰΩ† Ψ§Ω„Ψ±ّΨ­ΩŠΩ€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω… ۞
-----------------------------------------------------------------------
Sigi Berhasil Produksi Biogas
(sumber: http://www.bkprs-news.com/index.php?option=com_content&task=view&id=289&Itemid=9 )
Written by Administrator   
Thursday, 28 July 2011
SIGI- Kabupaten Sigi sudah berhasil memproduksi biogas dari limbah ternak. Pembuatan bahan bakar minyak atau energi alternatif itu dikoordinir oleh Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Sigi. Saat ini, sudah ada beberapa kelompok peternak terus dibina untuk memproduksi biogas.
 “Alhamdulillah sudah ada hasilnya sekarang. Ke depan akan terus kita kembangkan produksi biogas. Hasil yang telah kita capai saat ini adalah upaya kita bersama. Peternak yang dibina mau mengembangkan diri memproduksi biogas,’’ kata Kepala BLH Sigi, Agus Lamakarate, SP, MES kepada Radar Sulteng.
Jika upaya program pembuatan biogas sukses, Kabupaten Sigi sangat memungkinkan menjadi salah satu daerah pemasok bahan bakar minyak jenis satu ini. Selain ramah lingkungan, biogas juga memiliki harga jual lebih rendah. Para ibu rumah tangga dipastikan lebih mudah menjangkau biogas, apalagi bahan bakar ini risiko keamanannya lebih terjamin. “Kita berusaha keras sambil berdoa agar Sigi menjadi daerah pemasok biogas di Sulteng,’’kata Agus yang juga mantan Sekretaris Bappeda Sigi.
Produksi biogas dari Sigi juga dilakukan uji coba pada kunjungan pihak Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) di pesantren Kabeloa Desa Pewunu, Kecamatan Dolo Barat, Jumat (15/7) lalu. Produk biogas dari Sigi dipakai memasak dan menggoreng aneka macam bahan dapur seperti telur dan ikan. Ratusan peternak dari beberapa kecamatan dihadirkan pada kesempatan itu. Tujuannya agar mereka menyadari betapa besarnya manfaat limbah ternak yang selama ini hanya terbaung begitu saja. Sudah saatnya limbah ternak dikelola menjadi mata pencarian baru bagi para peternak.

Kementerian PDT pada kunjungannya Jumat lalu juga memberikan bantuan berupa instalasi biogas kepada lima kelompok peternak di Sigi. Kelompok peternak yang dibantu yakni dua kelompok dari Desa Pewunu (Kecamatan Dolo Barat), dua kelompok dari Desa Mpanau (Kecamatan Sigi Biromaru) dan satu kelompok lagi dari Desa Maku (Kecamatan Dolo). Jika dirupiahkan, total bantuan instalasi biogas dari Kementerian PDT RI kurang lebih Rp225 juta.

“Semoga bantuan ini digunakan sebaik-baiknya oleh kelompok peternak. Memberi kemudahan bagi peternak dalam memproduksi biogas dari limbah ternak, apalagi kendalam selama ini yakni pada peralatan,’’ kata Deputi Bidang Sumber Daya Kementerian PDT RI, Ir Jamaluddin Malik, MM, di sela-sela penyerahan bantuan secara simbolis.

Kelompok peternak yang mendapat bantuan dari Kementerian PDT, merupakan masyarakat ekonomi lemah. Bantuan itu sifatnya pemberdayaan, terlebih lagi sapi yang mereka pelihara selama ini adalah bantuan dari Kementerian PDT. Olehnya, kementerian berharap semua pihak termasuk pihak pesantren Kabeloa dapat mendukung dan memotivasi peternak dalam mengembangkan diri.

“Pesantren Kabeloa sangat mendukung program ini. Masyarakat di sekitar pesantren diberdayakan dalam memproduksi biogas. Kepedulian pesantren sangat kami apresiasi,’’ kata Jamaluddin yang dalam kunjungannya disertai Rektor Universitas Pembagunan Nasional Veteran Jawa Timur.

Untuk ke depan, ia berharap agar upaya kepedulian dari Kementerian PDT dapat ditindaklanjuti oleh Pemkab Sigi dalam memberdayakan peternak. Biogas kata dia, sangat besar manfaatnya dalam mengantisipasi krisis BBM yang sering terjadi di Indonesia termasuk di Sigi. Produksi biogas termasuk upaya pemerintah mencegah pemanasan global.      

Bupati Sigi, Aswadin Randalembah, pada kesempatan itu hanya diwakili oleh Sekkab Andiwan Betahlembah. Mewakili Pemkab Sigi, Andiwan mengatakan, secara lembaga Pemkab Sigi berterima kasih sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan oleh Kementerian PDT. Karena produksi biogas adalah salah satu upaya dalam mencari energi alternatif yang dapat diperbaharui.

Limbah peternakan khususnya ternak sapi, selama ini hanya menjadi buangan usaha peternakan, padahal faedahnya sangat besar kalau dijadikan peluang bisnis.“Limbah ternak yang menjadi masalah lingkungan, kita akan kelola menjadi biogas. Kita sudah lihat buktinya dan pembuatan biogas akan kita kembangkan ke depan di Sigi,’’ kata Andiwan sembari menambahkan limbah ternak tidak lagi sekadar dijadikan pupuk organik, tapi bagaimana caranya dijadikan suatu produk ramah lingkungan. (www.radarsulteng.com )
 

۞ Ψ§Ω„Ψ­Ω…Ψ― Ω„Ω„Ω‡ Ψ±Ψ¨ّ Ψ§Ω„ΨΉٰΩ„Ω…ΩŠΩ† ۞

-----------------------------------------------------------------------

0 komentar:

Posting Komentar

1

۞ PETA LOKASI MA. Kabeloa Alkhairaat ۞
۞ MEDIA - SOSIAL ۞