Sabtu, 20 Agustus 2011

News / Ujian Nasional (UN)

Silahkan bagikan :
۞ Ψ§Ω„Ψ³َّΩ€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω„Ψ§َΩ…ُ ΨΉَΩ„َيْΩ€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€ΩƒُΩ…ْ وَΨ±َΨ­ْΩ…َΩ€Ω€Ψ©ُ Ψ§Ω„Ω„Ω€Ω€Ω€Ω€Ω‡ِ وَΨ¨َΨ±َΩƒَΨ§ΨͺُΩ€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω‡ُ ۞
۞ Ψ¨Ψ³Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω… Ψ§Ω„Ω„ّΩ€Ω€Ω€Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±ّΨ­Ω…ٰΩ† Ψ§Ω„Ψ±ّΨ­ΩŠΩ€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω… ۞
-----------------------------------------------------------------------
Sumber :  http://beritapendidikan.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=17&artid=376
 
Banyak SLTA di Sulteng Tingkat Kelulusan UN Nol Persen
By admin
Tuesday, June 17, 2008 16:39:00 Clicks: 667 Send to a friend Print Version

Selasa, 17 Juni 2008 16:39:00

Banyak SLTA di Sulteng Tingkat Kelulusan UN Nol Persen

Palu-RoL-- Sebanyak 21 sekolah lanjutan tingkat atas/SLTA di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), tak ada satu pun yang berhasil meluluskan siswanya dalam ujian nasional (UN) tahun ajaran 2007-2008.

Data yang diperoleh antara dari Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) Sulteng, Selasa, menyebutkan ke-21 SLTA yang gagal meluluskan siswanya tersebut, yakni Madrasah Aliyah/MA Alkhaeraat Luwuk, MA Alkhaeraat Batui, dan MA Nurul Jihad Batui di Kabupaten Banggai.

Berikut SMA Negeri 1 Unauna, SMA Negeri 1 Ulubongka, SMA Negeri 1 Walea Kepulauan, dan MA Alkhaeraat Dolong di Kabupaten Tojo-Unauna; SMA Negeri 1 Lembo dan SMK Negeri 1 Mori Atas di Kabupaten Morowali; serta SMA Karya Palu (Kota Palu) dan MA Uswatun Hasanah Modo di Kabupaten Buol.

Lainnya, SMA Muhammadiyah Parigi, SMA Negeri 1 Parigi, MA Darul Dakwa Islam Tosale, MA Alhuffadz Lambunu, MA Nurul Amanah Dolago, dan MA Alkhaeraat Siniu di Kabupaten Parigi-Moutong; MA Yaspia Wani, MA Alkhaeraat Pewunu; MA At-Toyyibah Binangga, dan MA Al-Ikhlas Karya Mukti di Kabupaten Donggala.

Menurut Kepala Dinas Dikjar Provinsi Sulteng, Abubakar Almahdali, sebagian besar sekolah yang tidak berhasil meluluskan siswanya dalam UN tahun ajaran ini merupakan sekolah swasta yang dikelola oleh yayasan pendidikan keagamaan dan institusi kemasyarakatan.

Karena itu, lanjut dia, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan instansi teknis lain, termasuk yayasan pengelolanya, untuk mencarikan solusi guna meningkatkan kualitas pendidikan para siswa di sekolah-sekolah yang bersangkutan.

Dinas Dikjar Provinsi Sulteng selama ini telah menyebarkan tenaga pengajarnya yang sudah diangkat menjadi PNS untuk membantu meningkatkan mutu pendidikan di sekolah-sekolah swasta dalam wilayahnya. Namun, karena jumlah sekolah swasta yang dibina sangat banyak dibanding guru PNS yang ada, sehingga hasilnya belum optimal.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Peduli Pendidikan Sulteng, Habib Umar Al-Habsyi, mengatakan rendahnya kualitas pendidikan di sebagian besar sekolah swasta dalam daerahnya selama ini disebabkan oleh banyak faktor, namun paling mendasar yaitu kurangnya perhatian dari pemerintah daerah setempat.

Melihat ketersediaan sarana belajar-mengajarnya saja sudah memprihatinkan. Belum lagi kondisi gedung sekolahnya banyak yang masih berstatus darurat dan dibangun di atas tanah milik masyarakat, meminjam rumah penduduk, hingga ada yang terancam ambruk, tuturnya.

Al-Habsyi sendiri merasa miris dengan keadaan ini, sebab sekalipun sudah puluhan tahun menyelenggarakan kegiatan belajar-mengajar di tengah kondisi sarana dan prasarana yang memprihatinkan, namun instansi terkait di tingkat provinsi dan kabupaten/kota seolah-olah menutup mata atas keberadaan sekolah-sekolah swasta tersebut.

Sebagai buktinya pengelolaan dana Block Grant, DAK, dan APBD Sulteng untuk rehabilitasi gedung sekolah dan peningkatan sarana pendidikan selama ini, hanya diprioritaskan bagi sekolah-sekolah negeri, katanya.

Al-Habsyi sendiri mengaku lembaganya pernah memperjuangkan ke Pemprov Sulteng untuk mengarahkan dana rehabilitasi gedung sekolah dan peningkatan sarana pendidikan yang dianggarkan dalam APBD 2007 sebedar Rp38 miliar ke sekolah-sekolah swasta, namun realisasinya menjadi terbalik.

Saya merasa heran, Sekprov Sulteng Gumyadi sebelumnya sudah menekankan agar semua dana APBD itu diarahkan memperbaiki sarana dan prasarana di sekolah swasta karena alasan selama ini tak pernah tersentuh dana bantuan pusat (Blok Grant dan DAK), tapi Dinas Dikjar Sulteng yang menjadi penanggungjawab pengelolaannya justru hanya mengucurkan ke sekolah negeri. Lalu, di mana posisi sekolah swasta ditempatkan dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat, kata dia mempertanyakan. antara/mim

Sumber: Republika Online
http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=337909&kat_id=23

۞ Ψ§Ω„Ψ­Ω…Ψ― Ω„Ω„Ω‡ Ψ±Ψ¨ّ Ψ§Ω„ΨΉٰΩ„Ω…ΩŠΩ† ۞

-----------------------------------------------------------------------

0 komentar:

Posting Komentar

1

۞ PETA LOKASI MA. Kabeloa Alkhairaat ۞
۞ MEDIA - SOSIAL ۞